Pemanfaatan Dak Untuk Peningkatan Akses Air Di Desa Karangsari Cluwak


Pada tahun 2021, pembangunan infrastruktur di wilayah karangsari cluwak terus berjalan, salah satunya penambahan DAK Air. Sebanyak 2 RW desa karangsari cluwak menerima program pembangunan DAK Air. Kegiatan tersebut untuk mewujudkan peningkatan pelayanan infrastruktur dasar, berupa akses air yang layak, dengan tata kelola yang baik, dan berbasis pendekatan pemberdayaan masyarakat.
“ini bagian dari meningkatkan pelayanan infrastruktur dasar, akses air yang layak” ungkap Mas Cipret salah satu warga setempat, (Selasa, 07 September 2021).
Menurutnya, sasaran yang ingin dicapai pihak desa dengan dilaksanakannya kegiatan DAK Air adalah tersedianya sarana prasarana air yang sesuai dengan kebutuhan dan kemempuan masyarakat yang berkualitas, berkelanjutan, serta berwawasan lingkungan.
Meningkatnya kemampuan masyrakat dalam penyelenggaraan infrastruktur, memperluas upaya pembangunan dan penanganan sarana dan prasarana air. Meningkatnya kemampuan aparatur pemerintah daerah sebagai fasilitator pembangunan dan terlaksananya penyelenggaraan pembangunan infrastruktur yang partisipatif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Kegiatan DAK Air ini dilaksanakan dengan prinsip transparan dan akuntabel. Dimana pelaksanaannya harus selalu mengedepankan asas keterbukaan dalam setiap pengambilan keputusan, dalam pengelolaan kegiatan, dan pengelolaan keuangan.
Pak cipret juga berharap jajaran pemerintahan di tingkat desa dapat menciptakan kondisi yang kondusif dan sinergi yang positif bagi masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Peran penting lainnya adalah mendukung dan mendampingi masyarakat agar pelaksanaan kegiatan DAK Air di Desa Karangsari sasaran yang telah ditetapkan dapat sesuai dengan pedoman pelaksanaan.
Sementara saat ini baru disalurkan ke 50 rumah warga yang kurang mampu, dan hanya berlaku untuk RW 01 dan RW 02. Dalam pembangunannya menjalin kerjasama dengan warga setempat, salah satu kerjasama yang terlihat nyata semua pekerja merupakan warga sekitar, dan bergotong royong untuk membenarkan jalan yang rusak akibat pemasangan alat saluran air.

Semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini dapat bersama-sama membangun kerjasama yang baik. Selain itu pihak yang terlibat dapat melaksanakan pekerjaan pembangunan dengan penuh semangat dan kejujuran yang tinggi, serta mengedepankan musyawaroh dan transparansi dalam setiap pengambilan keputusan. (Tim Penulis, KKN-IK IAIN Kudus 2021, Desa Karangsari Cluwak, Dina Nihayati dan Sonia Nurul Fajriyah).

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan